Ayah Tiri Tega Habisi Anak Istri

Baritonews, Buntok – Desa Batilap Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan mendadak gempar, pasalnya seorang balita berinisial RS (3,5) tewas mengenaskan ditangan ayah tirinya berinisial P (21).

Balita 3,5 tahun tersebut meregang nyawa usai dianiaya ayah tirinya, hanya lantaran kerap menangis tidak jelas, sang ayah tiri, tega melayangkan pukulan berkali-kali kepada anak tirinya, sehingga korban langsung tidak sadarkan diri dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Informasi dari kepolisian menyebutkan, terungkapnya kasus tersebut setelah tersangka berinisial PM (21) merupakan ayah tiri korban berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Barito Selatan. Pada Rabu, 25 November 2020 sekitar pukul 13.00 WIB.

Sejak adanya laporan peristiwa tersebut dan pihaknya melakukan olah TKP dan mencurigai ayah tiri korban, karena saat kejadian hanya berdua bersama pelaku.

Dimana penganiayaan sadis oleh tersangka terhadap anak tirinya hingga meninggal dunia terjadi dirumah panggung milik mereka dan hasil penyelidikan dan penyidikan petugas, pelaku tega melakukan aksi kejinya tersebut lantaran kesal mendengar suara tangisan korban saat ditinggal ibunya pergi ke warung untuk membelikan rokok dan BBM.

Selanjutnya jajaran Polres Barsel melakukan melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan mengecek visum korban dan hasilnya menunjukkan adanya tanda kekerasan pukulan benda tumpul, artinya anak tersebut baru saja mengalami kekerasan.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, korban mendapat sejumlah pukulan dari tangan pelaku yang mengenai dada, kepala dan punggung yang menyebabkan nafas korban menjadi tidak stabil.

Hingga akhirnya pelaku panik dan sempat memandikan, memakaikan baju dan merebahkan korban dilantai dan ketika isterinya (ibu korban) datang dan menanyakan kepada pelaku kenapa anaknya tiba-tiba tertidur, pelaku sempat berdalih menjawab tidak tahu dengan alasan saat itu sedang turun kesungai.

Dan kini pelaku telah diamankan ke Polres Barsel khususnya Satreskrim Polres Barsel, dimana peristiwa naas tersebut, terjadi pada tanggal 23 Nopember 2020 yang lalu.

“Pelaku sudah kami amankan dan atas tindakannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (3), dimana pelaku mendapat ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ujar Kapolres Barsel AKBP Agung Tri Widiantoro SIK melalui AKP Yonals Nata Putera kepada wartawan, Jumat (27/11).

Ia menambahkan, saat ini, pelaku berserta barang bukti satu lembar celana pendek putih anak, satu buah bantal dan guling berikut hasil visum sudah diamankan di Mapolres Barsel.(riz)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *